April 24, 2024

Dalam rangka mensukseskan program pemerintah tentang KB, 6 pria di Kabupaten Ponorogo mengikuti Metode Kontrasepsi Medis Operasi Pria (MOP) atau lebih dikenal dengan KB pria atau vasektomi. Keenam akseptor tersebut 2 berasal dari Kecamatan Ponorogo dan 4 dari Kecamatan Balong. Sementara itu pelaksanaan MOP sendiri dilakukan di RSU Muslimat Ponorogo pada Rabu, 24 Mei 2023, yang ditangani langsung oleh dokter spesialis urologi yakni dr. Riza Mazidu, Sp.U

Dikatakan Henry Indrawardana, selama ini KB identik dengan kaum perempuan namun sejatinya pria juga bisa berperan demi suksesnya program KB itu sendiri. Meskipun lanjut Henry, peserta KB pria saat ini masih sangat minim dibanding kaum perempuan karena memang metode Kontrasepsinya untuk KB pria masih terbatas pada kondom dan MOP sementara untuk kaum perempuan ada banyak pilihan KB mulai dari IUD, Implant, MOW, Pil dan Suntik.

“Kita akan galakan KB pria atau MOP di tengah masyarakat. Bahwa pria juga bisa berperan mensukseskan program KB diantaranya dengan menggunakan kondom maupun MOP. “Tegasnya.

Ditambahkan Hendry, bagi warga masyarakat Ponorogo yang berminat untuk mengikuti KB pria atau MOP maka bisa berkomunikasi dengan para penyuluh KB atau bisa langsung datang ke kantor KB di komplek gedung terpadu Ponorogo.

“Untuk urusan KB tidak dikenakan biaya Alias gratis.”jelasnya.

Sementara itu drg. Amelia Ahmed, manajemen RSU Muslimat Ponorogo mengaku senang  dan bangga bisa menjadi bagian ikut mensukseskan program pemerintah tentang KB.

“Untuk urusan KB, pintu kita cukup terbuka lebar bagi seluruh masyarakat Ponorogo.”ujarnya.

Tidak berhenti sampai disitu, selama ini pihaknya juga berpartisipasi aktif dengan cara ikut mengkampanyekan soal pentingnya mengikuti program KB kepada seluruh pasien yang datang. 

Sementara itu, Rudi Handoko warga pakunden Ponorogo, salah satu peserta KB pria atau MOP mengaku senang dan terbantu dengan adanya KB pria yang dia ikuti tersebut. Selain gratis pihaknya sudah sejak lama ingin melakukannya, hanya saja waktu itu terkendala biaya.

“Alasannya karena saya tidak ingin memiliki anak lagi, saya akan fokus membesarkan anak-anak biar tumbuh sehat dan pastinya bisa lebih sejahtera.”katanya.

Sumber : https://www.sinyalponorogo.com/2023/05/sukseskan-program-kb-8-pria-di-ponorogo.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *