Mei 27, 2024

Keluarga beresiko stunting Kabupaten Ponorogo pada tahun 2021 sebanyak 47,61% sedangkan pada tahun 2022 menurun sebanyak 17,80% sehingga berubah menjadi 29,81%.

Jumlah keluarga di Kabupaten Ponorogo berdasarkan sumber Pendataan Keluarga 2021 sebanyak 313.613. Sasaran keluarga beresiko stunting yaitu PUS, Keluarga yang memiliki baduta/balita dan PUS hamil. Jumlah keluarga sasaran sebanyak 148.713. Keluarga dikategorikan beresiko stunting jika minimal ada satu yang memenuhi kriteria berikut yaitu keluarga tidak memiliki jamban yang layak, keluarga tidak memiliki sumber air minum utama yang layak atau PUS 4T ( terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat atau terlalu banyak). Jumlah keluarga beresiko stunting sebanyak 70.800.

Adapun data keluarga beresiko stunting menurut kecamatan pada tahun 2021 sebagaimana berikut :

Sedangkan jumlah keluarga di Kabupaten Ponorogo berdasarkan sumber Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2022 sebanyak 313.976. Sasaran keluarga beresiko stunting yaitu PUS, Keluarga yang memiliki baduta/balita dan PUS hamil. Jumlah keluarga sasaran sebanyak 146.674. Keluarga dikategorikan beresiko stunting jika minimal ada satu yang memenuhi kriteria berikut yaitu keluarga tidak memiliki jamban yang layak, keluarga tidak memiliki sumber air minum utama yang layak, PUS 4T ( terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat atau terlalu banyak) atau bukan peserta KB modern. Jumlah keluarga beresiko stunting sebanyak 43.725.

Adapun data keluarga beresiko stunting menurut kecamatan pada tahun 2022 sebagaimana berikut :

Keluarga beresiko stunting pada tahun 2022 dibagi menjadi 5 peringkat kesejahteraan (desil) yaitu peringkat kesejahteraan  1, 2, 3, 4 dan > 4.

Adapun data peringkat kesejahteraannya sebagaimana berikut :

Sedangkan data keluarga beresiko stunting peringkat kesejahteraan 1 menurut kecamatan sebagaimana berikut :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *