Juli 5, 2026

Ponorogo, 1 – 8 Agustus 2024

Menindaklanjuti surat dari Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur No. 6684/KB.001/J3/2024 tanggal 23 Juli dalam rangka Pekan Pelayanan 100.000 Akseptor KB pascapersalinan dan Hari Kependudukan Sedunia serta bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke – 528, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan Pelayanan KB Gratis untuk Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (IMPLAN, IUD, MOW & MOP). Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo beserta Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Ponorogo kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 – 8 Agustus 2024.

Pelayanan KB untuk kontrasepsi Implan dan IUD dilaksanakan di 31 puskesmas se – Kabupaten Ponorogo, dan beberapa Rumah Sakit maupun Klinik Swasta yang telah bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga  Berencana Kabupaten Ponorogo, sedangkan untuk Pelayanan KB MOW  atau Tubektemi dilayani di RSUD DR. Harjono Ponorogo serta untuk pelayanan KB MOP atau Vasektomi dilayani di RSU Muslimat Ponorogo.

Pelayanan KB ini diperuntukan bagi semua pasangan usia subur (PUS) tanpa dipungut biaya. Pembiayaan ini melalui APBD (DAK BOKB) Tahun 2024 dari anggaran Penggerakan Pelayanan KB MKJP Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo.

Pada momentum ini terlayani 1.153 akseptor yang terdiri dari 412 akseptor IUD dan 741 akseptor IMPLAN di 31 Puskesmas se – Kabupaten Ponorogo, 8 Klinik Swasta san 1 RS di 7 Kecamatan yakni Klinik Amalia Husada Jenangan, Klinik Idola Medica Ponorogo, Klinik Pangestu Babadan, Klinik Al-Hikmah Sukorejo, Klinik Muhammadiyah Balong, Klinik Berkah Prima Mlarak, Klinik Fauziah Pulung dan Klinik Mutiara Delima Sawoo serta RSU Muslimat Ponorogo.

Sedangkan untuk pelayanan KB MOW terlaksana di RSUD DR. Harjono Ponoroge dengan 5 Akseptor dan MOP terlayani 5 Akseptor di RSU Muslimat Ponorogo.

Dengan adanya kegiatan penggerakan pelayanan KB Gratis ini diharapkan dapat mengena sasaran dan dapat secara signifikan mengurangi unmetneed yang ada di Kabupaten Ponorogo. Pelayanan KB ini juga sangat diharapkan dapat secara siginifikan membantu mengurangi angka resiko stunting di Kabupaten Ponorogo. (eos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *