Juli 5, 2026

Ponorogo, 10 – 20 September 2024

Menindaklanjuti surat dari Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur No. 808/KB/J/2024 tanggal 28 Agustus 2024 dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia serta bertepatan dengan HUT PMI  Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan Pelayanan KB Gratis untuk Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (IMPLAN, IUD, MOW & MOP). Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo beserta Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Ponorogo kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 – 20 September 2024.

Pelayanan KB untuk kontrasepsi Implan dan IUD dilaksanakan di 31 puskesmas se – Kabupaten Ponorogo, dan beberapa Rumah Sakit maupun Klinik Swasta yang telah bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga  Berencana Kabupaten Ponorogo, sedangkan untuk Pelayanan KB MOW  atau Tubektemi dilayani di RSUD DR. Harjono Ponorogo serta untuk pelayanan KB MOP atau Vasektomi dilayani di RSU Muslimat Ponorogo.

Pelayanan KB ini diperuntukan bagi semua pasangan usia subur (PUS) tanpa dipungut biaya. Pembiayaan ini melalui APBD (DAK BOKB) Tahun 2024 dari anggaran Penggerakan Pelayanan KB MKJP Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo.

Pada momentum ini terlayani 930 akseptor yang terdiri dari 299 akseptor IUD dan 631 akseptor IMPLAN di 31 Puskesmas se – Kabupaten Ponorogo, 7 Klinik Swasta dan 1 RS di 7 Kecamatan yakni Klinik Amalia Husada Jenangan, Klinik Pangestu Babadan, Klinik Al-Hikmah Sukorejo, Klinik Muhammadiyah Balong, Klinik Berkah Prima Mlarak, Klinik Fauziah Pulung dan Klinik Mutiara Delima Sawoo serta RSU Muslimat Ponorogo.

Sedangkan untuk pelayanan KB MOW terlaksana di RSUD DR. Harjono Ponoroge dengan 12 Akseptor dan MOP terlayani 2 Akseptor di RSU Muslimat Ponorogo.

Dengan adanya kegiatan penggerakan pelayanan KB Gratis ini diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat yang belum memilik BPJS Kesehatan sehingga tetap bisa mendapatkan pelayanan KB tanpa biaya sendiri, dan dapat secara signifikan mengurangi unmetneed yang ada di Kabupaten Ponorogo. Pelayanan KB ini juga sangat diharapkan dapat secara siginifikan membantu mengurangi angka resiko stunting di Kabupaten Ponorogo. (eos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *