Juni 26, 2026

Upaya percepatan penurunan stunting terus digalakkan di Kabupaten Ponorogo. Sesuai instruksi Bupati Ponorogo bahwa tahun 2024 stunting harus turun di bawah 10%. Untuk itu dilaksanakan bebagai upaya, termasuk pada hari Senin 24 Juni 2024 Dinas PPKB menggelar optimalisasi Pelayanan KB Pasca Persalinan. Kegiatan ini selain bersama Penyuluh KB juga bersinergi dengan tenaga medis kesehatan, yaitu perwakilan dari 54 fasilitas kesehatan se-Kabupaten Ponorogo. Acara yang bertempat di Hotel Gajah Mada Ponorogo ini bertujuan untuk menggali berbagai permasalahan dan solusi sehubungan dengan kerjasama pelaksanaan KB pasca persalinan dengan fasilitas kesehatan.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas PPKB Kab. Ponorogo, Henry Indrawardana, SE, M.Si. Peserta yang hadir sejumlah 100 Orang dari Penyuluh KB dan Petugas RR Faskes Se- Kab Ponorogo. Anggaran kegiatan berasal dari dana DAK Non Fisik (BOKB). Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan Komunikasi dan Koordinasi dengan Faskes dan Penyuluh KB Lapangan, serta meningkatkan pelayanan akseptor baru KBPP dalam Upaya peningkatan percepatan penurunan Stunting. Dalam sambutannya, Henry menyampaikan bahwa pelaporan data yang akurat dan cepat sangat penting, sehingga mampu meningkatkan Akseptor baru KBPP dan menurunkan prosentase stunting di kab ponorogo

Adapun acara ini diisi oleh 3 pemateri, yaitu :

  1. Henry Indrawardana, SE.,M.Si selaku Kepala Dinas PPKB Kab. Ponorogo
    Beliau menyampaikan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Di Tingkat Kabupaten / Kota dalam paparannya menjelaskan tentang Pentingnya Deteksi Dini Faktor Risiko Stunting Ditegaskan sebelum anak berusia 2 tahun, sebab setalah anak berusia 2 tahun intervesi dan koreksi yang dilakukan tidak akan berhasil secara optimal sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan dalam menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
  2. Dr. Arief Prajitna jabatan Dokter Sp.Og
    Dengan materi mencegah stunting secara terencana Mulai dari keluarga dan sejak dari kandungan pada mas kehamilan dengan cara : penuhi Kebutuhan Nutrisi Baik Makronutrien Maupun Mikronutrien, Lakukan Pemeriksaan Kandungan Secara Rutin, Perilaku Hidup Sehat Dan Bersih, Hindari Paparan Asap Rokok dan Berolahraga Secara Teratur
  3. Ida Sulistiyani, S.Sos jabatan Kepala Bidang Keluarga Berencana
    Beliau Menjelaskan Tentang KB Pasca Salin dan Pasca Keguguran bertujuan untuk : Mengurangi angka kematian pada ibu dan bayi, Membantu menciptakan jarak ideal antar kehamilan dan menghindari kehamilan yang tidak direncanakan, meningkatkan kepesertaan KB Baru, serta mengurangi kasus penularan HIV/AIDS dari Ibu ke janin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *